Jumat, 18 Desember 2009

Refleksi yang seksi dari GMT


ETALASE BONEKA-BONEKA KACA

Menghiasi penghujung tahun ini, Gamblank Musikal Teater Yogyakarta akan kembali menampilkan pertunjukan mereka. Sejalan dengan musim yang tak tentu, di tengah semangat suasana tahun baru Hijriah dan Masehi, juga kesucian Natal, mereka menyajikan sebuah repertoar yang reflektif dan unik.

ETALASE BONEKA-BONEKA KACA, demikian tajuk dari pertunjukan eksperimen GMT ini, ditulis dan disutradarai oleh Agung Wijaya dengan asisten Sutradara Alex Suhendra. EBBK adalah sekuel kedua dari serial Cangkang yang di mulai pada sekuel pertama Mayat-mayat Cinta (2008). Tema yang bersumber pada fenomena keseharian di kalangan remaja dan muda mudi ini terasa cocok benar jika disajikan di Balai Budaya Samirono. Sebuah pendhapa di tengah kampung kost-kostan padat dan penuh dengan hiruk pikuk orang-orang muda. EBBK akan digelar 22 Desember 2009 dimulai pukul 19.45 WIB.

Gaya pertunjukan EBBK tak jauh beda dengan apa yang mereka sajikan bulan April silam dalam Mahabarata Kiss Me Please. Pola akting realisme dengan bloking yang menyebar acak dan menembus batas panggung-penonton, dengan sesekali dipotong oleh mini konser dari sekelompok musisi. Mengenai tema, kali ini Agung Wijaya hendak mengantarkan pertanyaan dan sentilan untuk teman-teman sebaya dan adik-adiknya terutama dari kalangan perempuan berbaju seksi. Mode baju ketat dan minim yang kian hari terus melanda mengamini ”pemanasan global” ini memang mau tidak mau menyita perhatian kita, baik yang ”jengah” maupun yang ”bungah”.

Memanfaatkan kepiawaian akting dari Alex Suhendra, Febrinawan Giant, Triyani Tya, Maftuhah Rahayu dan kawan-kawan, Agung dan GMT memang menghindari sebuah ”kampanye moral” ataupun ”pengajian” terselubung. Akan tetapi lewat EBBK ini ia hendak mempertanyakan kembali, adakah kemungkinan cuaca menjadi kembali menentu? Adakah kemungkinan pakaian benar-benar menjadi sebuah cermin jiwa sebagaimana sesanti jawa ”Ajining raga saka busana” (jatidiri raga dari busana). Andai saja pakaian benar-benar sebuah ”cangkang” atau identitas luar yang mampu merujuk identitas dalam, mestinya pakaian ini mampu menggambarkan style, selera dan kepribadian jiwa yang tertutupinya. Tapi sayangnya hari ini tidak demikian. Keadaan muda-mudi kita lebih bisa dibilang ”anut grubyug ora ngerti rembug” atau hanya ikut-ikutan tanpa tahu apa sejatinya.

”Di kuliah pake baju sangat tertutup lalu, sorenya jalan-jalan santai dengan skuter matic dan hot pants. Aneh kan? Sudah gitu, ditanya kenapa pilih pakaian itu? Jawabnya tidak tahu, atau suka aja. Ini juga tidak hanya pada pakaian seksi-seksi itu, tapi juga pada mode-mode lain seperti gaya punk, metal, jepang dan sebagainya. Semua itu mungkin hasil impresi media dan iklan. Inilah budaya kulit. Budaya cangkang yang tidak sempurna. Padahal toh cangkang telur ayam saja beda sama cangkang telur bebek.” demikian penjelasan Agung Wijaya.

Di barisan musik, Adi Saputra yang dijatah menggantikan Bahrudin F Bolu di meja aransemen lagu menumpahkan kreatifitasnya pada musik dangdut sebagaimana permintaan sutradara. ”Ini adalah tandem baru di GMT, biasanya pasangan sutradara dan musik adalah saya dan Bahrudin F Bolu. April 2009 lalu Alex Suhendra maju sebagai sutradara dan mengaransemen musiknya sendiri, dan sekarang Agung dan Adi. Mereka kelihatannya klop. Bagi saya ini sangat membanggakan, tidak ada dominasi person, semua berkesempatan sama dan kami semakin menikmati hoby ini.” ujar M Ahmad Jalidu, ketua GMT.

Pertunjukan ini didukung sepenuhnya oleh Balai Budaya Samirono dan Sindikat Daya Guyub. EBBK terbuka untuk umum dan tidak menjual tiket. Akan tetapi para penonton dipersilakan memberikan ”saweran” atau sumbangan dalam amplop. ”anggap saja Anda sedang njagong manten.” celetuk Jalidu dengan tawa renyah mengakhiri penjelasannya. Informasi mengenai pertunjukan ini dapat diperoleh melalui 08562856610.



TIM KERJA

Penulis Naskah dan Sutradara : Agung Wijaya
Asisten Sutradara : Alex Suhendra

Aktor : Alex Suhendra
Maftuhah Rahayu
Triyani Tya
Febrinawan Giant
Rio Handziko
Hevi Nugraheni
Dewi Wijayanti
Wirastuti
Magdalena Wulan
Rizkha D Ridwan

Song Composer : Adi Saputra

Musisi : Adi Saputra
Bahrudin F Bolu
Nucky Sulistyo
Tyas Kusumawan
M Ahmad Jalidu
Adit
Sugito HS
Yeri Eka P

Sound Engineer : The Marnos

Produser : M Ahmad Jalidu
Asisten Produser : Muchammad Muadib

Desain Grafis dan Foto : Wiwis Sagulma Design


Gamblank Musikal Teater Yogyakarta
http://teatergmt.blogspot.com
email : zonagamblank@yahoo.com
FB : Gamblank Musikal Teater

0 komentar:

Tentang GMT

Foto Saya
Yogyakarta, DIY, Indonesia
GMT adalah sebuah kelompok teater di Yogyakarta (Jogja). GMT menitikberatkan seni pertunjukan pada teater musikal yang simple. GMT terdiri dari para pehobi seni teater dari berbagai macam latar dan profesi masing-masing. GMT berdiri di Yogyakarta pada 13 April 2005. email : zonagamblank@yahoo.com Friendster : zonagamblank@yahoo.com http://friendster.com/gmtzone

Historiografi GAMBLANK MUSIKAL TEATER

Berdiri 15 April 2005.

GMT didirikan atas prakarsa M. Ahmad Jalidu, Bahrudin F. Bolu dan Agung Wijaya bersama beberapa anggota kelompok Sekrup dengan tujuan untuk tetap bisa menyalurkan hobi di bidang pertunjukkan teater mengingat keanggotaan di Kelompok Sekrup dibatasi oleh masa studi.

GMT meniatkan beraktifitas dalam teater musikal mengingat sumberdaya yang dimiliki adalah campuran dari pehobi teater dan pehobi musik.


Visi GMT

# Turut mendukung eskplorasi menuju teater tontonan yang lebih komunikatif dan edukatif bagi masyarakat.

# Menyalurkan minat dan bakat anggota, dan berbagi pengalaman serta kebahagiaan antar sesama anggota.

# Menjadikan seni pertunjukan (teater dan atau musik) sebagai salah satu pilihan dalam bersosialisasi di masyarakat.

Misi GMT

  • Mementaskan drama/sandiwara/teater dengan mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat terutama kaum muda dengan tetap mempertimbangkan unsur hiburan, salah satunya dengan menggabungkan teater dan musik/lagu.
  • Memberi/menyalurkan beasiswa belajar pada anggota secara bergantian dalam bidang kesenian.
  • Berusaha mendukung aktivitas kelompok atau pihak lain yang sesuai dengan visi GMT.

Motto GMT

Hidup indah dengan teater.

Dengan motto tersebut GMT bermaksud menjadikan teater sebagai wadah pergaulan dan pilihan aktifitas social yang menyenangkan dan bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun stakeholder lainnya.

Produksi Pertunjukan

  • DAM, monolog oleh Alex Suhendra, naskah karya Putu Wijaya. Gelar Panggung Teater II, Universitas Muhammadiyah Maggelang, 26 Mei 2005.
  • Panggil Aku Azisa, naskah dan Sutradara M. Ahmad Jalidu.
    • Auditorium Universitas Muhammadiyah Magelang, 19 Juni 2005 dan
    • Lembaga Indonesia Perancis 21-22 Juli 2005.
  • The Light Of Ken Dedes. Naskah dan Sutradara M. Ahmad Jalidu.
    • Lembaga Indonesia Perancis, 24 November 2006.
    • Pameran Buku 101 Penerbit-Halaman Gedung Pamungkas Jogja, 5 Januari 2007.
    • Gelar Panggung Teater IV Teater Fajar, Auditorium Univ. Muhammadiyah Magelang 25 Mei 2007.
    • Gargut Performovement #1. Djambur Coffee Yogyakarta, 21 November 2008.
  • Cangkang #1 : Mayat Mayat Cinta. Naskah Agung Wijaya, Sutradara M. Ahmad Jalidu dan Arif Kurniawan. Dipentaskan di Gedung Tejokusumo FBS Universitas Negeri Yogyakarta, 18-19 April 2008.
  • Lelakone Si lan Man. Monolog oleh M. Ahmad Jalidu, diangkat dari cerkak karya Suparto Brata. Dipentaskan dalam

· Parade Monolog Gold Institute Art Exhibition di SMK YP 17 Magelang pada 16 Oktober 2008.

· Republik Cangkem (UNSTRAT Yogyakarta), 14 Mei 2009

· Pameran Dhingklik Oglak Aglik. Pendopa Kebun Suwung Yogyakarta, 27 Juni 2009

· Poetry Camp 2009, Elo Progo Art Foundation 16 Juli 2009.

  • Malangkring Mathingkring Malangut-langut. Monolog oleh Muchammad Muadib. Dipentaskan dalam Parade Monolog Gold Institute Art Exhibiyion di SMK YP 17 Magelang pada 16 Oktober 2008.

  • Mahabarata : Kiss Me Please. Naskah dan Sutradara Alex Suhendra. Halaman Belakang FMIPA UNY, 24-25 April 2009.
  • Cangkang #2 : Etalase Boneka-Boneka Kaca. Naskah dan sutradara Agung Wijaya. Balai Budaya Samirono 22 Desember 2009.
  • Sampek Engtay. Kerjasama dengan Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY angkatan 2007 kelas GH, Dalam rangka ujian mata kuliah Kajian Drama. Lab. Seni Pertunjukan UNY, 4 Januari 2010.
  • Cinta Bulan - Panda'i. kerjasama dengan Teater Rimpu Yogyakarta. Dipentaskan di Jogja Expo Center, dalam rangka 16th Anniversary Malioboro Hash House Harriers, 28 Maret 2010.
  • Nyanyian Rimbayana. Naskah dan sutradara M Ahmad Jalidu. Koreografer Scholastica W Pribadi, musik komposer Giwang Topo. dipentaskan di Taman Budaya Yogyakarta 22-23 Desember 2011 dan 4 Januari 2012 di Universitas Muhammadiyah Magelang.



Program Diskusi :

· GMT Forum I : Masalah Penyutradaraan, nara sumber Joned Suryatmoko. Juli 2006.


· GMT Forum II : Menjual Teater. Nara Sumber : Darmo Budi Santosa, Gondhol Sumargiyono, Umar Wiharto. April 2007.

. GMT Forum III : Marketing Plus on Theater. Nara Sumber : Ikun SK dan Suryono Ekotama. 24 Agustu 2008


Beasiswa Belajar

· Everyday Life Acting Course (Teater Gardanalla), Angkatan 2/2005. diberikan kepada M. Ahmad Jalidu dan M. Awaluddin. September 2005.

· Short Course Event Organizer (HIMA Manajemen UNY), diberikan kepada Ulin Najah, Maret 2006

· Gardanalla Film Acting Course 2006. Diberikan kepada Apriyanti dan Dian Setiawan (Kelompok Sekrup).

· Workshop : Digital Film Maker Kelas Dunia (STIMIK Amikom), diberikan kepada Zaenal Arifin, 2006.

. Sekolah Gamelan Yogyakarta. Diberikan kepada Muchammad Muadib, 2009


hit counter by : http://www.bestfreehitcounters.com/details.php?page=37642